Thursday, November 19, 2015

Ini Kata Dokter Soal Susu atau Obat Penambah Berat Badan

Tidak Sedikit product obat-obatan yg mengklaim mampu menambah berat tubuh dgn sehat. Sejak Mulai dari pil, sereal, sampai susu penambah berat tubuh sedia di minimarket sampai toko obat terdekat. Efektifkah?
Ini Kata Dokter Soal Susu atau Obat Penambah Berat Badan
dr A.R Inge Permadhi, MS, SpGK dari divisi Ilmu Gizi FKUI menyampaikan bahwa konsumsi obat-obatan buat menambah berat tubuh boleh saja asalkan mesti dalam pengawasan dokter. Bila obat penggemuk tubuh tersebut tidak diresepkan atau direkomendasikan oleh dokter, sanggup menjadi malah membahayakan badan.

"Ya pastinya bila memakai obat-obatan penggemuk & pengurus tubuh yg beredar di pasaran tidak dengan pengawasan dokter itu tak dianjurkan. Pemakaian obat-obatan ini dapat berdampak berbahaya," ujar dr Inge dikala dihubungi DetikHealth & ditulis Rabu (22/10/2014).

Dilanjutkan dr Inge bahwa konsultasi ke dokter teramat utama sebelum memutuskan buat mengkonsumsi obat-obatan apapun. Dikarenakan pemberian obat tak sanggup dilakukan bersama perhitungan sendiri. Dokter yg bakal memberikan kapan & kategori obat apa yg tepat buat satu orang.

Senada bersama dr Inge, Dr Med dr Maya Surjadjaja, DCS, MS, SpGK, pengajar di Fakultas Kedokteran Kampus Pelita Cita-cita mengemukakan bahwa konsultasi dgn dokter dipakai utk mengetahui apa penyebab seorang susah menambah berat tubuh. Kalau penyebabnya telah ditemukan, sehingga pemberian obat yg tepat & cocok serta sanggup dilakukan.

"Karena kita kan kayak ngelepasin & ngurai benang kusut kan. Mesti satu-satu dicari masalah & sebabnya dahulu. Tak sanggup konsultasinya instan cuma 5 menit tetap serentak suntik segera perbuatan. Kita cari dahulu apa sih sebabnya orang ini sulit gemuk & sulit kurus, nah dari situ baru kita memastikan bagaimanakah pengobatannya," papar dokter yg serta praktik di RSAL Mintohardjo tersebut.

Terkecuali obat, product lain seperti milkshake & susu husus penambah berat tubuh pun laris manis diperjual-belikan. Kusus soal susu, dr Inge menyampaikan bahwa susu utk menambah berat tubuh yg beredar di supermarket boleh saja dimakan.

Susu tersebut menurut dr Inge menambah jumlah kalori di dalam badan. Maka bila metabolisme badan normal atau tak terlampaui tinggi, kalori yg lambat terserap tadi sanggup menciptakan berat tubuh bertambah.

Cuma saja, praktisi hidup sehat, dr Phaidon L Toruan mengingatkan kembali soal pentingnya olahraga dalam proses tambahan berat tubuh. Bila minum susu memang lah dapat menambah berat, olahraga mesti terus dilakukan supaya yg bertambah bukanlah lemak dalam badan, melainkan massa otot.

"Susu terutama yg mengandung whey protein benar-benar dapat bikin gemuk & massa otot bertambah, tetapi masihlah mesti terapkan gaya hidup sehat tadi kan, olahraga biar ototnya terbentuk," terangnya.

No comments:

Post a Comment